|
Laporan Reporter Jak tv : Bedjo Mulyono PANCORAN MAS, DEPOK - Perlakuan tidak simpatik pihak rumah sakit kepada keluarga tidak mampu kembali terjadi, kali ini Santi warga Sukamaju Baru RT. 01 / RW. 05, Tapos, Depok, Jawa Barat yang ingin melahirkan dipersulit oleh pihak rumah sakit, bahkan ada yang menolaknya dengan berbagai alasan. Awalnya santi dilarikan ke RSUD Kota Depok, namun dengan alasan tempat tidur pasien tidak ada yang kosong, Santi di tolak RSUD Depok. Berbekal Surat Keterangan Tidak Mampu, akhirnya Santi oleh keluarganya dibawa ke Rumah Sakit Harapan Depok sekitar pukul 13.00 siang, namun di rumah sakit ini kembali Santi menerima perlakuan yang kurang baik. Dengan alasan salah satu alat untuk proses melahirkan sedang rusak, penanganan terhadap Santi terlunta hingga pukul 23.00 tengah malam. Merasa jengkel akan ulah para petugas RS. Harapan Depok ini, akhirnya warga memutuskan untuk pulang dan kembali bersama puluhan warga lain nya untuk melakukan aksi unjuk rasa. Setelah di desak oleh warga, akhirnya dokter rumah sakit tersebut memberikan pertolongan kepada pasien Santi. Bayinya lahir dengan berat 3,2 kg, panjang 49 cm dan berjenis kelamin wanita. Sejak kandungan berusia 6 bulan, Santi telah di tinggal kabur suaminya ke Lampung, sedangkan orang tuanya dari keluarga tidak mampu. Roy menambahkan, warga Depok sangat menyayangkan tindakan RSUD Depok yang telah menolak pasien tidak mampu dengan alasan yang tidak masuk akal. |